Sebab itu, ia mendorong wartawan lebih aktif membangun jaringan dokumentasi dan meminta foto yang relevan dari sumber maupun pihak terkait, selama penggunaannya sesuai dengan kebutuhan jurnalistik.
PWRI Rumah Bersama
Ibnu juga menawarkan gagasan agar PWRI Sumenep memiliki media online atau website organisasi.
Menurut dia, media tersebut dapat menjadi ruang ekspresi anggota sekaligus dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem organisasi.
“PWRI ini harus mempunyai ruang untuk ekspresi bagi anggotanya. Ketika ada website atau wadah, itu bisa mengakomodasi karya anggota, di samping bisa mengembangkan bisnis organisasi,” katanya.
Ia menilai organisasi wartawan memiliki peluang membangun jaringan yang lebih luas dengan birokrasi dan sektor swasta.
"Jadi, rumah besar yang namanya PWRI ini harus bisa membangun koneksitas manajemen pemberitaan dan manajemen media," tambah Ibnu.
Dan pengelolaan yang profesional, kata dia, dapat membuat organisasi memiliki sumber daya untuk menjalankan berbagai program secara berkelanjutan.
PWRI sebagai Ruang Belajar
Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, mengatakan Cator Jurnalistik digelar sebagai ruang belajar bersama bagi anggota.

