dimadura
Beranda Gardu Budaya 13 Tradisi Wajib Orang Madura saat Momen Lebaran

13 Tradisi Wajib Orang Madura saat Momen Lebaran

Kolase foto sejumlah momen pelepasan damar korong (Lampion Madura) di beberapa daerah Sumenep. Salah-satu tradisi orang Madura saat momen Lebaran Idulfitri dan Hari Raya Ketupat (Istimewa/Arsip Dimadura)

Untuk di Kabupaten Sumenep sendiri, tradisi ngocol dhâmar korong saat lebaran bisa kita jumpai di sejumlah daerah pada halaman musala atau masjid-masjid pedesaan, seperti di Kecamatan Rubaru, Manding, Dasuk, Gapura, Pragaan, Bluto, dan Saronggi.

Sekadar dikethui, dhâmar korong dalam bahasa melayu disebut damar kurung dimana nama tersebut sekaligus menjadi salah-satu nama tarian khas masyarakat Kota Gresik, Jawa Timur.

7. Aola Jhâjhân Tellas

Walaupun saat ini sejumlah toko kue dan makanan telah menyediakan paket kue lebaran, sebagian besar ibu-ibu di Madura masih memegang teguh tradisi aola jhâjhân tellas dhibi’ (membuat olahan kue lebaran sendiri di rumah masing-masing).

Di antara ibu-ibu lainnya, ada yang membuat olahan kue secara berjamaah alias patungan, ada pula yang lebih senang buat kue lebaran secara mandiri dengan hanya mengandalkan bantuan anak atau anggota keluarga sendiri lainnya.


BACA JUGA: Karutan Sumenep Ungkap Cara Menafkahi Keluarga dari dalam Penjara


8. Kalambhi Anyar

Namanya saja lebaran idulfitri, momen dimana umat Muslim yang melaksanakan puasa sebulan penuh kembali fitrah seumpama bayi yang baru lahir, maka tradisi Akalambhi Anyar, Asongko’ Anyar, Calana/Rok Anyar sulit untuk dipungkiri.

Bahwa setiap pakaian yang kita kenakan kelak pasti juga di-hisab oleh Allah, maka dalam asumsi sementara umat Muslim, tradisi baju baru, songko’ baru, celana atau rok baru, menjadi salah-satu alasan semua itu adalah untuk diri yang fitrah (suci).

Lebih dari niat itu, kadangkala Hari Raya Idulfitri kerap dijadikan ajang pamer pakaian baru.

“Kita sudah tua, lho… maka agar tampak cantik atau ganteng, bukankah sah-sah saja kita pilih pakaian yang paling pas, agar kita terlihat menyejukkan bagai bayi, to!!”

Celoteh seorang ibu paruh baya, saat disinggung oleh temannya soal mewah dan, betapa mehong-nya harga baju yang ia kenakan.

Halaman: 1 2 3 4 5

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan