dimadura
Beranda Tomang Advertorial Buka Bengkel Sambil Jalankan Jasa BRILink, Mekanik Rahman Raup Cuan Lumayan!

Buka Bengkel Sambil Jalankan Jasa BRILink, Mekanik Rahman Raup Cuan Lumayan!

Rahman BENGKELink, Agen BRILink di Kecamatan Gapura Sumenep (Foto: Mazdon/dimadura.id)

Logo Dimadura.idNEWS ADVERTORIAL – Rahman namanya, seorang mekanik warga Desa Andulang Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, menjalankan 3 usaha sekaligus untuk memenuhi kebutuhan hidup dan nafkah keluarganya. Selain buka usaha bengkel, bisnis motor dan mobil second, Rahman juga menjalankan jasa transfer via mesin BRILink.

BACA JUGA: Baznas Sumenep Meriahkan JJS Kemerdekaan Pemdes Lobuk

“Tidak sulit, tidak akan benturan. Kuncinya, kita harus paham cara mengatur waktu, itu ada di bagaimana kita disiplin jaga waktu shalat,” katanya memulai penjelasan kepada jurnalis media ini, Senin 2 September 2024.

Jalankan Bengkel

Rahman, Owner Bengkelink Dan Brilink Di Kecamatan Gapura Sumenep (Foto: Mazdon/Dimadura.id)
Rahman, owner bengkelink dan brilink di kecamatan gapura sumenep (foto: mazdon/dimadura. Id)

Rahman mengaku buka bengkel sudah lama, sejak dirinya belum berkeluarga. “Dulu saya buka servis motor dan mobil, motor saya yang kerja, kalau mobil teman-teman di sini,” ujarnya.

Servis mobil sudah ia tinggalkan beberapa tahun silam, lalu menggantinya dengan dagang mobil second. “Sekarang tinggal ya ini, servis motor aja, servis mobil dah brenti, teman-teman sudah nggak ini, nggak lanjut,” ujarnya.

BACA JUGA: Sumur Bor di Sumenep Mengeluarkan Cairan Mudah Terbakar: Fenomena Langka atau Tanda Bahaya?

“Ya, karena modal untuk beli alat kan lumayan mahal ya, teman-teman juga dah banyak yang kerja ke luar Madura, jaga toko,” timpalnya menambahkan.

Ia merasa lebih srek dan cocok mempertahankan servis motor karena menurutnya, selain pelanggan motor lebih banyak, kerjanya juga mudah dan  lebih cepat.

Buka Jasa BRILink

Menjalankan usaha bengkel motor tersebut menurutnya bisa dikerjakan sambilalu menjalankan bisnis jasa BRILink.

“Ini (BRILink, red) sampingan aja ya, sekedar untuk bantu teman-teman yang bisnis mobil aja,” akunya.

“Kadang mereka butuh saldo dadakan, misal untuk ngolak dagangan, ada barang bagus, mereka telepon saya, ngajak kerja sama. Uang aku yang talangi, barang dia yang urus, hasilnya dibagi dua,” paparnya menambahkan.

BACA JUGA: ASN Kepala Sekolah di Sumenep Dilaporkan Cabul, Korban Diantar Ibu Kandung Sendiri

Rahman lanjut membeberkan cara bagaimana ia mengatasi waktu antara melayani pelanggan BRILink dengan servis motor yang ia geluti.

“Kalau BRILink ini sifatnya kan jarang-jarang, sebentar dan mudah dipantau ya, mereka biasanya yang mau transfer tinggal manggil, kalau aku pas nyervis, ya saya layani dia dulu, kan cuma bentar, lalu lanjut lagi nyervis,” ujarnya.

Pelanggan Rahman BRILink

Mayoritas pelanggan Rahman BRILink adalah pelanggan dengan jumlah transfer Rp 5 juta ke atas.

“Rata-rata mereka itu teman dan tetangga sini ya, teman dagang mobil terutama, juga tetangga sini kan banyak yang kerja ke luar daerah dan luar negeri ya, jadi mereka kadang males untuk ke bank, lebih pilih transfer di sini,” aku Rahman.

BACA JUGA: 4 Macam Bentuk Okara Bahasa Madura Berdasarkan Susunannya

“Ada juga (pelanggan, red.) yang t-f seratus dua ratus (ribu, red.), tapi cuma satu dua saja, toh terkadang ya rame, tergantung kapan orang itu butuh kan, jadi kadang sehari itu lebih dari 100 transaksi,” imbuhnya.

Acapkali pelanggan dengan transaksi jumlah besar menurutnya memberinya upah jauh dari nominal yang ia terapkan.

“Ya lumayan lah, jadi hasil dari jalankan BRILink ini alhamdulillah, cukup untuk ngirim anak di pondok, mondok di Paiton dia,” katanya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan