Suasana sempat memanas ketika rombongan berupaya menemui pimpinan cabang saat ini, Ali Topan. Yang bersangkutan tidak berada di kantor pada saat itu.
Perwakilan manajemen kemudian menerima keluarga korban. Pertemuan tersebut belum menghasilkan kepastian terkait tuntutan pengembalian dana.
Peristiwa itu menunjukkan bahwa perkara yang dilaporkan sejak 2019 masih menyisakan persoalan bagi korban. Sebagian kerugian yang mereka keluhkan disebut masih dirasakan hingga sekarang.
Belum Ada Penjelasan Resmi
Aliansi Media Partner (AMP) sebelumnya telah mengirimkan surat konfirmasi kepada pimpinan BRI Sumenep saat ini, Ali Topan.
Konfirmasi tersebut memuat sejumlah pertanyaan. Di antaranya mengenai mekanisme kredit SK pensiun, struktur penyelia kredit pada periode perkara, serta peran sejumlah nama yang muncul dalam persidangan.
Hingga beberapa pemberitaan diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak BRI Sumenep.
Kondisi tersebut memperluas ruang pertanyaan publik. Perhatian tidak hanya tertuju pada pihak yang bertanggung jawab atas kredit yang dipersoalkan. Pertanyaan juga mengarah pada efektivitas sistem pengawasan internal setelah laporan korban masuk bertahun-tahun lalu.
Pada titik inilah nama Hajar Sasongko kembali menjadi relevan. Bukan karena ada putusan hukum yang menyebut keterlibatannya. Tidak ada pula tuduhan pidana yang ditujukan kepadanya.
