Wartawan bukan penyidik dan tidak berwenang menentukan apakah telah terjadi malapraktik. Namun, tugas jurnalistik memungkinkan publik mengetahui bagaimana lembaga yang berwenang menjalankan fungsi pengawasannya.

Dalam kasus ini, wartawan datang setelah memperoleh informasi langsung dari Ketua Komisi IV DPRD Sumenep. Mereka ingin mengikuti sidak dan meminta keterangan mengenai hasilnya. Kenyataannya, mereka tertahan di luar rumah sakit dan baru memperoleh penjelasan setelah menyusul rombongan ke kantor DPRD.

Kami tidak menyatakan bahwa setiap ruangan rumah sakit harus terbuka tanpa batas bagi media. Rumah sakit memiliki kewajiban menjaga privasi pasien, keamanan, dan kelancaran pelayanan. Pembatasan akses ke ruang perawatan, misalnya, dapat dibenarkan demi kepentingan tersebut.

Akan tetapi, pembatasan yang berkaitan dengan area pelayanan pasien harus dibedakan dari peliputan kegiatan pengawasan yang menyangkut kepentingan publik. Jika ada alasan keamanan atau aturan tertentu, penjelasannya semestinya disampaikan secara jelas dan proporsional.

Lebih penting lagi, sidak yang dilakukan wakil rakyat tidak semestinya kehilangan akuntabilitas hanya karena wartawan tidak berada di dalam lokasi.

Jika media tak dapat menyaksikan langsung, hasil pemeriksaan setidaknya perlu disampaikan melalui keterangan resmi yang memadai. Publik tidak seharusnya bergantung pada informasi sepotong-sepotong, terlebih ketika perkara yang sedang dibahas menyangkut hilangnya nyawa seseorang.

Kasus yang berkabut

Kasus Dani memperlihatkan bagaimana sebuah peristiwa dapat menjadi semakin rumit ketika masing-masing institusi bergerak dengan informasi dan kepentingannya sendiri, sementara jawaban yang paling dibutuhkan keluarga belum juga terang.

Rumah sakit menyampaikan adanya klaim perdamaian dan membantah dugaan malapraktik. DPRD telah melakukan sidak, tetapi sejumlah pertanyaan masih tersisa. Dinkes P2KB merencanakan investigasi yang pada 22 Oktober belum dipastikan pelaksanaannya. Bupati menjanjikan santunan dan pemantauan, tetapi juga menyampaikan dugaan mengenai perdamaian yang belum terkonfirmasi.

Di antara semua pernyataan itu, keluarga Dani tetap menjadi pihak yang paling berhak memperoleh perhatian. Mereka kehilangan anggota keluarga, sementara publik membutuhkan kepastian bahwa setiap dugaan persoalan pelayanan kesehatan ditangani melalui mekanisme yang benar.