Dugaan Pembungkaman Media
Informasi lain yang diterima redaksi menyebut adanya pendekatan sejumlah orang yang dikaitkan dengan internal BHC kepada pihak-pihak dari organisasi kewartawanan dan organisasi media.
Nama Dul, DY, dan AW disebut dalam informasi tersebut. Sejumlah organisasi pers juga disebut dalam penuturan sumber. Namun, agenda pertemuan, daftar peserta, dan tujuan pembicaraan belum terverifikasi secara independen.
Karena itu, belum tepat menyebut pertemuan tersebut sebagai konspirasi pembungkaman. Tetapi pertanyaan tentang maksudnya sah diajukan.
Apakah pertemuan itu bertujuan memberikan klarifikasi? Apakah ada keberatan atas berita tertentu? Atau ada upaya agar media membatasi liputan tentang kematian Dani?
Klarifikasi adalah hak. Koreksi atas berita keliru juga sah. Namun, mengatur pemberitaan agar pertanyaan publik berhenti merupakan persoalan serius.
Jika pertemuan itu berlangsung secara profesional, para pihak dapat menjelaskan agendanya. Jika tuduhan pengondisian tidak benar, mereka berhak membantahnya.
Yang perlu dijaga ialah agar organisasi pers tidak berubah menjadi perantara untuk menenangkan pemberitaan yang dianggap mengganggu kepentingan tertentu.
Pers tidak boleh menuduh tanpa bukti. Tetapi pers juga tidak boleh mundur hanya karena pertanyaannya membuat pihak tertentu tidak nyaman.
Kemanakah Media-media Nasional Itu?

