Sehari kemudian Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji mengajukan pertanyaan yang lebih tajam lagi.

"Yang jelas sampai sekarang PDIP tidak masuk di pemerintahan. Kalau praktik penyeimbang itu soal lain. Selama ini entah apa yang diseimbangkan?"

Pertanyaan tersebut tentu tidak hanya ditujukan kepada PDIP, tapi juga ditujukan kepada konfigurasi politik nasional pasca Pilpres 2024.

Apakah Indonesia sedang bergerak menuju demokrasi dengan oposisi yang semakin kecil?

Ataukah semua pihak sebenarnya sedang menunggu momentum negosiasi politik berikutnya?

Itulah barangkali dua pertanyaan yang bisa mewakili titik pijak pembacaan terhadap arah politik PDI Perjuangan saat ini.

Stabilitas Hari Ini, Kontestasi Esok Hari

Di tengah seluruh dinamika tersebut, ada satu variabel yang justru paling menentukan. Ya, pemerintahan Prabowo-Gibran itu sendiri.

Hingga hari ini, pemerintahan masih berada pada fase konsolidasi. Gerindra fokus memastikan program-program prioritas Presiden Prabowo berjalan. Koalisi pemerintah relatif solid. Hubungan personal Prabowo dan Jokowi juga masih terlihat harmonis.

Sebagaimana disampaikan Juru Bicara Gerindra Bahtra Banong, komunikasi kedua tokoh masih berlangsung baik.